Follow Now.......!

Corak Akidah Sesuai Perkembangannnya

Akidah Islam yang dikembangkan Nabi Muhammad SAW terhadap para sahabat dan para pengikut terdekat beliau bercorak monolitik, yakni satu bentuk ajaran tanpa ada perdebatan dansangah-sanggahan. Yaitu mempercayai ke-Tuhanan Allah YME, ke-Rosulan Muhammad SAW beserta ajaran yang dibawanya yang beliau terima lewat wahyu, para malaikat yang memiliki tugas -tugas tertentu, serta kehidupan akhir berupa surga dan neraka beserta prosedur hidabnya, dan keyakinan akan adanya qadha dan qadar.

Demikian pula pada zaman sahabat, khususnya pada pemerintahan Abu Bakar dan Umar bin Khattab. Akan tetapi, setelah pemerintahan Umar bin Affan (23-35 H) melakukan sistem administrasi pemerintahannya yang lebih cenderung nepotisme (kekeluargaan), timbul kekacauan politik yang mencapai kelimaks pada masa pemerintahan Ali bin Abi Thalib, sehingga terjadi perang saudara, dan mengakibatkan umat Isalam terpecah belah. Perpecahan politik ini menimbulkan akibat munculnya berbagai pemikiran teologi, sehingga berkembang perdebatan-perdebatan panjang dan menimbulkan berbagai aliran dalan ilmu kalam, yaitu antara lain Khawarij, Murji'ah, Mu'tajilah dan Ahlus Sunnah wal Jama'ah.